Cetak halaman

Hakikat Manusia

Hakikat ManusiaBuku Hakkat Manusia ini merupakan re-evaluasi, atau mungkin sebuah renovasi, terhadap hal yang telah berabad-abad diterima sebagai ajaran Islam yang mendasar.

Melalui kompilasi dari beragam tulisan dan perbincangan, Ahmed Hulusi membawa pembacanya kembali kepada inti perkara dan mendefinisi-ulang apa yang dimaksud menjadi seorang Muslim.

Dengan membongkar makna-makna konvensional bagian luar dari label-label dan konsep-konsep berbagai agama, dan secara khusus label-label dan konsep-konsep Islami, pembaca diajak mengarungi makna-makna universal yang mendasarinya dari simbol-simbol dan metafora agama, dan karenanya kepada hakikat diri mereka.

Apa sebenarnya tujuan agama? Apa itu Sufisme? Bagaimana keadaan kehidupan setelah kematian? Siapakah atau apakah yang dirujuk dengan nama Allah? Apa sebenarnya realitas puncak yang ingin disampaikan Nabi Muhammad (saw)? Mengapa orang mesti melakukan praktek-praktek tertentu dan mesti mengikuti sunnah? Bagaimana cara melepaskan diri dari 'syirik' dan melangkah menuju kesadaran yang lebih tinggi? Dan yang paling penting dari semua itu, apa sebenarnya inti dari semua 'ajaran penting' yang katanya mesti diikuti ini?

Sejalan dengan kemajuan yang terus berkembang yang dilaluinya sejak keberadaan purba hingga menyadari kekhalifahannya, menjadi kewajiban manusia untuk melepaskan ikatan dengan tuhan eksternal di langit sana kemudian sebagai gantinya merasakan kehadiran absolut tak-terbatasi akan realitas universal...

Sebagaimana ditegaskan Hulusi, 'Iman adalah merasakan/mengalami… bukannya pengulangan kata-kata.' Jika keimanan seseorang tidak membuatnya mengalami realitas ini, mungkin sudah waktunya untuk menelitinya kembali...

 

Diterjemahkan; 

Turki ke Inggris  oleh

 Aliya Atalay

Istambul 2012

Ini mungkin menarik buat Anda

Anda bisa mengunduh Buku ini