YANG MAHA MELIHAT

Pembaca yang terhormat,

Sebagai kumpulan percakapan di Antalya pada tahun 1989, buku ini mewakili sintesis unik dari beberapa konsep yang paling mendasar dari Sufisme dan temuan-temuan ilmiah terakhir.

Saya tidak mengklaim sebagai yang pertama menguraikan secara rinci kebenaran ini, demikian juga berkenaan dengan Sufisme atau sains. Saya tidak meragukan bahwa banyak peneliti dan mereka yang tercerahkan telah menggali dan berbagi ilmu berharga semacam ini, meskipun penyebarannya tidak begitu luas, dan sintesis dari ke dua bidang ini belum sejauh yang saya lakukan dalam buku ini.

Mereka yang selalu mengikuti perkembangan sains – yang tidak berhubungan dengan ilmu yang diperoleh di sekolah – tidak diragukan akan mengapresiasi buku ini. Pasal yang menjelaskan konsep ‘Otak dan Jagat Holografik’ dan realitas Sufi, berdasarkan visi Kesatuan bahwa ‘alam ini bagaikan sebuah mimpi’, jelas membeberkan bahwa sains dan Sufisme hanyalah penafsiran yang berbeda dari ‘realitas yang sama’.

Sungguh pengalaman kesempurnaan dan keindahan yang luar biasa bisa menyaksikan ‘kesatuan’, yakni ‘realitas’, yang dipersepsikan sebagai intuisi atau ‘wahyu’ oleh mereka di masa lampau dan disampaikan melalui kiasan dan perumpamaan, bermuara pada kebenaran yang sama dengan temuan-temuan ilmiah, kini di tahun 90-an!

...